3 Tips Dalam Desain Furniture & Interior Kantor

Beberapa tips dalam desain furniture dan interior kantor agar fungsional dan sekaligus memiliki citra estetik yang baik, terkait dengan keterbatasan luasan sebuah apartemen:

1. Inventarisasi Kebutuhan. Inventarisasilah kebutuhan ruang apa saja yang Anda butuhkan. Misalnya, ruang kerja pimpinan, ruang kerja karyawan, ruang rapat, ruang pelatihan, ruang tunggu, ruang tamu dan pantry. Karena luas gedung perkantoran umumnya terbatas, multifungsi adalah kuncinya. Contohnya, ruang rapat dapat digabung dengan ruang pelatihan atau sudut ruang tamu yang dijadikan ruang tunggu. Layout terbuka antara ruang yang satu dengan yang lain juga dapat dijadikan tips andalan. Ukuran furniture (mebel) juga harus proporsional dengan luas keseluruhan ruangan. Jika ruangan cenderung kecil, pilih mebel yang tidak terlalu besar.

2. Warna Interior. Warna dan corak dinding juga menjadi kunci dalam menyiasati ruangan yang sempit. Pemilihan warna terang, baik untuk luasan kantor yang kecil. Warna aksen dapat diterapkan pada satu budang dinding supaya ruangan dapat lebih berkarakter dan variatif. Penggunaan cermin besar juga dapat membantu membuat ruangan terkesan lebih luas. Semua ini ditunjang oleh pencahayaan yang baik, yang dapat berupa pencahayaan alami (natural lighting) seperti pencahayaan dari sinar matahari ataupun pencahayaan buatan (artificial lighting) seperti lampu meja, lampu gantung, standing lamp dan dowlight.

3. Efektifitas Furniture. Usahakan agar barang yang dimiliki tidak banyak dan pilih yang benar-benar dibutuhkan. Karena luasan yang terbatas, tempat untuk penyimpanan pun menjadi tidak banyak. Siasat lain adalah membuat almari dengan ketinggian full dari lantai ke plafon. Dengan pendekatan vertikal ini, mka penggunaan ruang akan jauh lebih maksimal.

(berbagai sumber)

Jika anda membutuhkan meja kerja kantor, furniture, partisi dan kitchen set, silahkan klik di sini

Keyword Meja Kerja Kantor:

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.